Showing posts with label Sulit. Show all posts

VIVAbola - Belum berhasil mendapatkan pemain incaran tidak membuat manajer Manchester United (MU), David Moyes, panik. Moyes mengaku tidak merasa terbebani untuk mendapatkan pemain, mengingat pasukan berkualitas yang menghuni timnya saat ini.

Di bursa transfer musim panas ini, upaya MU untuk mendapatkan pemain memang belum membuahkan hasil. Beberapa kali tawaran MU untuk mendapatkan Cesc Fabregas ditolak Barcelona.

Niat MU untuk mendapatkan dua pemain Everton, Leighton Baine dan Moarouanne Fellaini terbentur izin klub. Meski bersedia menggelontorkan 35 juta pound (Rp516 miliar) untuk dua pemain itu, The Toffes menolak melepasnya. Sejauh ini, "Iblis Merah" baru berhasil mendapatkan bek muda Guillermo Valera dari Atletico Penarol.

Meski belum ada titik terang untuk menambah pemain lagi, Moyes memberikan jaminan tim asuhannya bisa tetap tampil kompetitif mengarungi musim 2013-14. Pelatih 50 tahun itu akan memaksimalkan potensi pemain muda, bila tidak menemukan pemain yang tepat untuk memperkuat tim.

Moyes menegaskan, hanya akan membeli pemain dengan efektif dan efisien. "Saya punya ide, di mana saya harus memperkuat tim. Bila kami mendapatkan pemain tepat, besar kemungkinan kami akan membelinya. Bila tidak, hal pertama yang kami lakukan mendorong pemain muda untuk bermain sampai akhir tahun," kata dia.

Arsitek asal Skotlandia itu tidak menyangkal bahwa mendatangkan pemain baru adalah kebutuhan MU saat ini. "Tapi, tidak ada tekanan untuk melakukannya (membeli pemain). Kami mungkin akan membeli satu atau dua pemain lagi bila masih memungkinkan," ujar Moyes dilansir dari Sky Sport.

Bagi mantan pelatih Everton itu, kesulitan MU membeli pemain tidak dapat dipisahkan dari pemberitaan luas media. Secara tidak langsung, itu menjadi kendala MU.

"Ini (membeli pemain) sesuatu yang ingin saya lakukan, dan kami telah berdiskusi tentang hal itu sejak saya mengambil pekerjaan ini pada 1 Juli 2013. Tapi, kami tidak bisa membeli pemain karena media selalu mengatakan tim seperti kami harus mendatangkan pemain," ujar Moyes. (art)




View the original article here



Peliculas Online

Jakarta - 'Batik' impor dari China yang dahulu marak dijual di Mal Thamrin City, Jakarta Pusat kini sulit dicari.

Pantauan detikFinance, banyak penjaga toko batik di mal tersebut mengaku tak menjual batik China. Padahal Februali lalu batik-batik China itu masih beredar di Mal Thamrin City, yang dikenal sebagai mal batik.


Seorang pedagang batik yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, saat ini kebanyakan di Mal Thamrin City hanya menjual batik-batik buatan dalam negeri seperti batik Pekalongan, Garut, Solo, Madura, dan Cirebon. Ia mengaku, batik China sudah tidak dijual di tempatnya.


"Di sini kebanyakan batik-batik Jawa, Pekalongan paling banyak. Yang China nggak ada, nggak tahu saya," ujar pedagang tersebut saat ditemui detikFinance, di Mal Thamrin City, Jakarta, Selasa (7/5/2013).


Win Zul Kim


Ia menjelaskan, sulit membedakan antara batik China dan batik Pekalongan yang sama-sama murah hanya Rp 35 ribu per potongnya. Bahkan, banyak yang bilang jika batik murah Pekalongan adalah batik impor dari China.


"Sama saja sih batiknya, nggak ada bedanya, sama-sama printing. Orang-orang bilang sih batik Pekalongan ini batik China karena harganya murah banget," kata dia.


Di toko lain, seorang pedagang lainnya menuturkan di Mal Thamrin City sudah tidak menjual batik China lagi. Bahkan, dirinya mengaku jika belum pernah melihat batik China di Mal Thamrin City.


"Saya nggak tahu batik China kayak apa. Kayaknya sih sudah nggak ada di sini. Biasanya lebih murah pakai print soalnya. Motifnya mirip Pekalongan lebih kembang-kembang," kata dia.


Hal yang sama diungkapkan pedagang batik di toko Thamrin City lainnya. Menurut ibu-ibu pedagang batik, batik China saat ini sudah diganti dengan batik Pekalongan yang sama-sama murah hanya Rp 100 ribu per 3 potong.


"Batik China nggak jual saya. Sama saja harganya kayak batik Pekalongan Rp 100 ribu 3 potong," katanya.


Sebelumnya, dari pantauan detikFinance, pertengahan Februari 2013 lalu, di Mal Thamrin City dipenuhi batik impor asal China. Bahkan, seorang pedagang batik menyebutkan, jika harga batik China jauh lebih murah bila dibandingkan dengan batik produksi lokal Pekalongan. Menurutnya selisih harga bisa mencapai Rp 20-30 ribu/helai.


"Sebagai contoh bahan katun model standar. Batik Pekalongan itu harganya Rp 100 ribu/helai, beda sama China cuma Rp 70 ribu. Kalau dipegang juga lebih halus dari China," kata pemilik toko bernama Ixon.


"Batik China yang jual di Thamrin City sudah mulai banyak. Bahan silk juga sama, ada perbedaan antara Rp 25-30 ribu/helai. Bahan silk ini agak panas jadi orang lebih suka dengan bahan katun," jelas Ixon pada waktu itu.


(hen/hen)




View the original article here




Peliculas Online

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA
www.winzulkim.blogspot.com
irwinsyah site's
Selamat Datang di Win Zul Kim blog, selamat surfing. terima kasih by irwinsyah azizul hakim

Anda Pengunjung Ke -

Blogger templates

" />

Asal Pengunjung

My Facebook

Win Zul Kim |Profil
silahkan klik 'like' diatas

secure link

irwinsyah network. Powered by Blogger.

- Copyright © irwinsyah azizul hakim -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -